Gandeng Mentor dari Google hingga Harvard, Aceh Hackathon 2026 Rampungkan Mentoring 1 Bulan Jelang Puncak Acara
BANDA ACEH, 29 Mei 2026 – Setelah melalui rangkaian program pembinaan yang intensif, kompetisi dan inkubasi inovasi teknologi Aceh Hackathon kini bersiap memasuki puncak acara pada 1 Juni 2026 bertempat di Barika Batoh, Kota Banda Aceh. Ajang bergengsi ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh startup studio Egg Geek dan komunitas teknologi Nightcoders, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak strategis.
Egg Geek sendiri tercatat telah konsisten menginisiasi dan berpartisipasi dalam menyelenggarakan kompetisi hackathon di Aceh sejak tahun 2015. Konsistensi jangka panjang ini menjadikan Aceh Hackathon tahun ini sebagai salah satu tonggak terpenting dalam pematangan talenta digital di Serambi Mekkah. Berbeda dengan kompetisi hackathon konvensional, para peserta Aceh Hackathon telah digembleng terlebih dahulu melalui sesi mentoring intensif selama 1 bulan penuh. Program pra-acara ini dirancang khusus untuk membekali dan mematangkan kesiapan para peserta sebelum mereka mengeksekusi ide di hari H.
Antusiasme masyarakat terhadap kompetisi ini terbukti sangat tinggi. Hingga penutupan pendaftaran, jumlah peserta telah mencapai 60 orang, memenuhi kuota maksimum yang disediakan oleh panitia. Lewat proses kurasi yang ketat, para peserta ini telah dibagi ke dalam 15 tim yang memadukan berbagai keahlian—mulai dari software developers, desainer grafis, hingga product managers—untuk membangun prototipe produk digital siap pakai.
Lanjutan dari Gerakan Inovasi Hiroe
Aceh Hackathon 2026 juga merupakan kelanjutan dari gerakan inovasi yang sebelumnya telah dibangun melalui program Hiroe, sebuah Innovation Impact Challenge yang diinisiasi oleh Egg Geek untuk mendorong lahirnya solusi berbasis teknologi dan kewirausahaan sosial di Aceh. Jika Hiroe berfokus pada pencarian ide dan validasi dampak sosial, maka Aceh Hackathon hadir sebagai fase lanjutan yang lebih teknikal dan eksekusional—mendorong para talenta muda untuk benar-benar membangun produk digital yang siap digunakan.
Melalui kesinambungan ekosistem ini, Egg Geek ingin memastikan bahwa inovasi di Aceh tidak berhenti pada level kompetisi atau presentasi ide semata, tetapi mampu berkembang menjadi startup, produk digital, hingga peluang kerja baru yang berkelanjutan. Pendekatan tersebut memperlihatkan komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem teknologi Aceh dari hulu ke hilir: mulai dari pengembangan ide, mentoring, penguatan skill, hingga inkubasi dan implementasi produk nyata.
Hadirkan Mentor Internasional Asal Aceh
Istimewanya, proses mentoring satu bulan ke belakang serta pendampingan pada puncak acara didukung langsung oleh jaringan mentor kelas dunia asli putra-putri Aceh. Mereka adalah para profesional yang kini berkarier di institusi dan raksasa teknologi global, seperti Harvard University, Google, Amazon, serta berbagai perusahaan teknologi internasional lainnya. Kehadiran para pakar ini memberikan transfer pengetahuan berstandar global secara langsung kepada talenta-talenta muda di daerah.
Solusi Konkret Kurangi Pengangguran & Dukung Program Pemerintah
Selain sebagai wadah unjuk bakat, Aceh Hackathon mengemban misi sosial-ekonomi yang besar, yaitu menjadi motor penggerak dalam mengurangi angka pengangguran di Aceh melalui penciptaan lapangan kerja baru berbasis digital.
Lebih jauh lagi, inisiatif yang diinisiasi oleh Egg Geek dan Nightcoders ini hadir sebagai jawaban konkret dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan 100 startup di Aceh. Rencana strategis pemerintah tersebut dinilai selama ini belum pernah terealisasi secara maksimal di lapangan. Melalui skema mentoring ketat dan inkubasi yang tepat sasaran, Aceh Hackathon siap menjadi katalisator utama yang mengubah wacana tersebut menjadi aksi nyata.
Pada puncak acara 1 Juni nanti, ke-15 tim akan mempresentasikan hasil kerja keras dan prototipe aplikasi mereka di hadapan panel juri independen serta pemangku kepentingan strategis untuk memperebutkan hadiah serta akses ke ekosistem pengembangan startup lanjutan.